rss

Kamis, 26 November 2009

HATI ADALAH MAGNET KITA


Telah berapa jauh kita melangkah; mendaki masalah, melipir di kelokan musibah, berkelit dari alpa, atau sekedar memungkiri dosa? Semua itu tidak akan sanggup menghalau kekuatan magnet hati kita; ia menarik diri kita sebelum terjerembab jatuh, atau menghisap jiwa kita saat kekuatan magnetik lain tak berdaya apa-apa lagi dan meninggalkan kita sendirian di kegelapan pojok penyesalan.

Hati merengkuh kita lagi, memanggil pulang untuk berpeluk erat dengan suara terdalam dari jiwa yang tak pernah bisa dikalahkan. Itulah suara hati. Lalu, kita pun menginsyafi hal-hal yang tak pernah benar-benar kita sadari; bahwa dari sekian banyak kekuatan magnetik yang menarik diri kita, tak ada yang sungguh-sungguh memeluk erat. Mereka sekedar menghisap kesadaran kita, lalu mencampakkan sepahnya di tengah situasi yang telah serba terlanjur. Tetapi hati, entah untuk kali yang keberapa, menarik kita, memberi peluk tulusnya yang lebih sering kita curigai-bahkan kita enyahkan agar tak menguntit ke mana pun kita pergi.

Hati, sabda Nabi kita, adalah inti diri, tempat segala jenis kabel remote control terhubung ke seluruh elemen kedirian kita. Jika kita membiarkan hati bersepuh karat, berhubung kita tak pernah benar-benar percaya pada ketulusan daya magnetiknya, kable-kabel itu pun mati rasa, tak berfungsi sebagaimana mestinya. Inilah alasan di balik suka ria kita saat menggelontor detik demi detik dalam kesia-siaan. Suka ria yang kita sangkakan sebagai magnet; padahal tak lebih dari mesin vacuum cleaner yang menyedot habis waktu kita secara percuma.

Kita pun tak pernah benar-benar mampu melawan ketulusan daya magnetik hati, saat di tengah suka ria itu, misalnya, kita mendapat kabar tentang musibah yang berhubungan dengan keluarga kita. Hati sekedar menyelinapkan kasih murninya, sebelum kita benar-benar menguburkannya dalam liang gelap kesadaran kita. Kita ingin tak tersentak, mencoba mampu untuk tak kaget, menghalaunya dengan sisa-sisa keriaan, tapi semuanya sia-sia. Magnet hati terlalu murni untuk kita ingkari.

Source Catcil 07..........................................................................Vy Mueettttzzz!

0 komentar:

 
"Jadikan Waktu Kita Untuk Berkarya dan Bermanfaat..Green Black Community"

Baksos

Baksos
Penyerahan Baju layak pakai Oleh pengurus Korban Kebakaran Belibis Oktober 2009

Life Manajemen Training

Life Manajemen Training
LMT...Bersama BNK Kota Samarinda 27- 29 Oktober 2009

Memories 2007

Pengurus 2008

Pengurus 2008