rss

Selasa, 02 Desember 2008

Ada..Terasa Tiada..!!


By...Fia.

Ada terasa tiada. Kedengarannya aneh memang. Namun, tanpa kita sadari semua itu nyata dan ada di dalam kehidupan kita lho. Terkadang ia hanya menjadi angin lalu bagi kita, padahal kehadirannya entah disadari atau tidak sangat kita butuhkan.
Masih gak percaya juga? Oke, let’s see..Ini adalah contoh simple yang membuktikan bahwa di dalam file hidup kita terdapat hal-hal seperti itu. For example, siapa sih yang begitu serius mengingat dan merawat peniti miliknya, benda kecil yang bisa didapat selusin dengan harga cuma seribu perak? Hilang satu atau terbuang dua pun bagi kita gak jadi masalah. Bahkan kita kerap lupa menaruhnya di mana. Is it right? Dia baru akan jadi masalah yang bisa buat kita pusying tujuh keliling ketika di tengah kegiatan tiba-tiba tas kita sobek, sandal jebol (mantap), kancing copot atau saat jilbab sudah menempel di kepala, tapi sang peniti tak kunjung jua bisa kita temukan.
Ada serasa tiada bisa muncul karena beberapa sebab lho! Pertama, karena sesuatu itu tidak berhubungan langsung dengan kepentingan kita lantas kita merasa tak perlu serius memikirkannya. Yah, sikap acuh seperti itulah yang terkadang tidak kita sadari membuat sesuatu yang ada berlabel tiada.
Kedua, karena kita menganggap remeh keberadaan sesuatu itu sehingga tak sungguh-sungguh memperhatikannya. Huh, can you imagine? Bisa gak loe bayangin jika hal itu terjadi pada diri kita...kita hanya tak dilihat tapi juga tak dianggap (so sad!!!). Seperti si Ikal dalam buku Sang Pemimpi, di mana saat ia bergaya di hadapan para anak2 perempuan di sekolahnya, dan tiada satu pun anak yang memperhatikannya sehingga si Ikal pun berkata bahwa anak perempuan itu rupanya telah dikaruniai Sang Maha Pencipta semacam penglihatan yang mampu menembus tulang-belulang, sehingga bagi mereka tubuhku transparan, aku ada di sana, hilir mudik pasang aksi seperti bebek, tapi mereka tak melihatku.

Ketiga, karena merasa begitu terbiasa dengan kehadirannya sehingga abai untuk memperhatikannya. Yap itu benar, terkadang ini terjadi dalam sebuah persahabatan lho. Misalnya aja dengan teman sekelas di kampus, terkadang ia pun bisa terabaikan, ada kalanya teman itu akan menjauh perlahan tanpa kita sadari, hal itu terjadi karena kita tidak pernah bertanya akan keadaannya, bagaimana perasaannya saat ini, jangan2 ia pun sedang down. Namun, acap kali kita tertipu dengan sebuah senyuman yang berlapis duka lara (ceilehhh...). Betul apa betul???

Keempat, karena kita menganggap sesuatu itu bukan tanggung jawab kita sehingga tidak menjadi urusan kita. Maka bertebaranlah di sekitar kita anak yatim piatu yang putus sekolah karena tidak ada biaya. Dan beribu janda fakir yang terengah susah saat mencari sesuap nasi.
Yah..ada serasa tiada nyatanya memang ada di tengah kita, tinggal kita menyadarinya atau tidak. Entah itu tentang barang, teman, orang tua, ataupun segala yang ada di sekitar kita. Namun, janganlah takut fren, semasa masih ada waktu, inilah saatnya kita memperbaiki diri.

0 komentar:

 
"Jadikan Waktu Kita Untuk Berkarya dan Bermanfaat..Green Black Community"

Baksos

Baksos
Penyerahan Baju layak pakai Oleh pengurus Korban Kebakaran Belibis Oktober 2009

Life Manajemen Training

Life Manajemen Training
LMT...Bersama BNK Kota Samarinda 27- 29 Oktober 2009

Memories 2007

Pengurus 2008

Pengurus 2008